Posted by: nia | June 22, 2013

Biar Mahal asal Ada Barangnya

alu lintas yang padat di depan sebuah spbu di banjarbaru, foto diambil pada suatu siang

lalu lintas yang padat di depan sebuah spbu di banjarbaru, foto diambil pada suatu siang

Lagi-lagi tentang antrian panjang untuk mendapatkan BBM ( Bahan Bakar Minyak). Memang bukan pemandangan asing bagi warga Banjarbaru Kalsel ketika melewati SPBU-SPBU yang ada di daerah ini, antrian panjang dan didominasi oleh motor Thun*** yang memiki tangki dengan kapasitas isi beberapa kali lipat dibandingkan motor bebek atau matic biasa.

 

 

Tadi malam sehabis waktu maghrib, saya dan suami pergi keluar luar rumah dan berada di seputaran jalan protokol di Banjarbaru. Melewati sebuah SPBU, terlihat lalu lintasnya sangat padat dan macet karena telah terjadi antrian panjang kenderaan roda dua dan roda empat. Bahkan sampai ke tengah jalan saking area SPBU itu tak mampu lagi menampung antrian kenderaan itu.

Keputusan tentang kenaikan BBM ini mungkin dianggap sangat memberatkan sebagian warga pemakai BBM bersubsidi, sehingga sebelum benar-benar naik atau subsidinya resmi dicabut, maka BBM harus dipenuhin di tangki motor. Lumayan terakhir kali menikmati BBM yang bersubsidi. Padahal kalau saya perhatikan, jauh hari sebelum ini pun … ketika membeli bensin di eceran rata-rata patokan harganya sudah Rp. 5.500 sampat dengan Rp.6000 /liternya. Padahal di SPBU masih Rp.4.500.

Saya pribadi sebenarnya hampir tidak pernah lagi mengisi BBM dengan mengikuti antrian panjang setahun belakangan ini. Karena minimal waktu yang terbuang lebih dari 20 menit, kadang bisa berjam-jam nunggu giliran. Biasanya untuk tangki motor matic saya, kalau diisi di SPBU sekitar Rp 18.000-an, kalau di eceran Rp.24000-an. Itu kalau diisi dengan bensin. Terkadang, untuk menghindari antri yang lama, saya mengisi tangki dengan pertamax saja. Ya, meskipun harus membayar 2 kali lipat dari harga bensin.

gambar dari :aerpass.blogspot.com

harga bensin eceran di bjb menjelang subsidi dicabut tadi malam. Foto by :bang saprie :mancaracat.blogspot.com

Apapun pilihan BBM untuk motor yang kita pakai, keputusan kembali ke kita. Jika ingin mendapatkan harga bensin sesuai di SPBU maka harus rela antri. Jika pilihan jatuh ke pertamax, maka harus merogoh uang 2x lipat dan keuntungannya adalah tidak antri🙂

Ada ada orang yang kemudian berkata : biar saja bensin mahal, yang penting ada yang jual.


Responses

  1. SEMARANG, suaramerdeka.com – Menjelang pengumuman kenaikan harga BBM, antrian panjang banyak terjadi di SPBU. Masyarakat khawatir tidak kebagian premium dengan harga lama Rp 4.500 per liter.

  2. Berdasarkan pantauan pada Kamis dinihari (20/6/2013), antrian panjang kendaraan roda empat atau mobil di SPBU Jalan Kusuma Bangsa Samarinda terlihat hingga mencapai 500 meter.

  3. Salah seorang siswa SMA Negeri 8 Padang, Jayenta terpaksa tidak masuk sekolah karena harus berkeliling mencari BBM, akibat sejumlah SPBU kosong dan antrian.

  4. antrian panjang yang ingin membeli BBM berjenis PRIMIUM dimulai sejak pukul 19.00.wib hingga mendekati pukul 00.00 wib.menurut keterangan petugas SPBU mengatakan,” antrian panjang sudah terjadi mulai pukul 19.00.wib baik roda dua atau roda empat,” kata Arief selaku Supervisor SPBU di jalan kenjeran surabaya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: