Posted by: nia | June 3, 2013

Dua ekor Kucing

Ini adalah cerita tentang dua ekor kucing kesayangan kami, karena saya dan suami kebetulan sama-sama penyayang terhadap makhluk yang bernama kucing ini. Sekarang kedua kucing kami ini berumur 18 bulan, kucing yang pertama namanya si Kuning ( karena bulunya yang berwarna kuning keemasan ). Sedangkan kucing yang kedua kami panggil namanya si Panjang, karena ekornya yang panjang dan indah. Kedua kucing ini adalah kucing jantan.

Sebelum pindah rumah, di rumah mertua saya ada sepuluh ekor kucing,  yang dua ikut kami … sisa delapan. Karena sudah kami pelihara dari kecil, bahkan sebelum lahir saat ibunya masih hamil. Semua kucing  sangat akrab dengan kami … sampai akhirnya kami pindah rumah, si kuning dan si panjang kami ajak serta. Di lingkungan yang baru, ternyata ada banyak kucing lain milik tetangga, ataupun kucing pendatang yang suka berada di seputaran tempat tinggal kami. Kalau dihitung-hitung bisa berjumlah puluhan ekor.

Berada di lingkungan yang baru,  tentu saja berbeda dari sebelumnya. Kedua kucing kami harus beradaptasi, apalagi banyak kucing jantan tua yang berkeliaran, membuat si panjang dan si kuning jadi sasaran musuh. Tiap kali keluar rumah, kucing-kucing ini selalu dikejar oleh kucing jantan yang kebetulan sedang lewat depan rumah. Akhirnya kami putuskan untuk mengurung saja kucing-kucing ini di dalam rumah. Terkadang, karena merasa kasihan … si panjang dan si kuning saya tungguin kalau mau main di luar.

Masalahnya adalah ketika  di tempat mertua dulu, kucing-kucing bisa bermain di luar rumah dengan leluasa karena ada kebun dan kolam ikan. Tetapi di sini hanya ada lapangan bola dan sedikit pohon pisang, itupun agak jauh dari rumah. Jadi susah mengawasi kalau keduanya lagi asik bermain. Karena secara mendadak ada saja kucing jantan yang sedang lewat langsung mengajak berkelahi. Mungkin sudah sejak dari sananya, setiap kali ada kucing jantan ketemu kucing jantan, terjadi perkelahian.

Seiring berjalannya waktu, si panjang dan si kuning mulai terbiasa dengan lingkungan barunya. Jika sedang berada di teras rumah, dan kemudian melihat ada musuh di kejauhan, kedua kucing kami ini akan masuk rumah, kecuali jika ada saya atau suami … baik si panjang atau si kuning tetap santai-santai saja, seolah merasa aman … he he he

305559_4947192883549_1188744471_n-tile

Sekarang kedua kucing ini sudah 18 bulan, si kuning menjelma menjadi seekor kucing yang besar dibandingkan kucing lain yang seumurannya. Bahkan kucing dewasa pun masih kalah besar dibandingkan si kuning. Sedangkan si panjang, meskipun ga segemuk dan sebesar si kuning, tetap saja termasuk di atas rata-rata kucing lain.

Soal makanan, kedua kucing ini suka sekali dengan ikan laut dengan sedikit nasi. Jika tidak ada ikan laut, biasanya kami ganti dengan kripik singkong balado … hahahaha, kucing yang aneh🙂, pernah suatu hari ikan laut sangat susah di pasaran, saya ganti sama sardine … eh malah ga mau makan😦, akhirnya itu ikan sardine saya kasih ke kucing yang saya anggap tak bertuan.

Rupanya yang namanya kucing tak bertuan, kalau dikasih makan hari ini … besok-besok minta dikasih makan lagi. Padahal kucing itu sering juga memusuhi si panjang dan si kuning. Melihat saya sering ngasih makan kucing lain, kedua kucing kami itu kemudian mulai  ikut nimbrung di teras, lama-lama beberapa ekor kucing yang dulunya memusuhinya kini terlihat bisa berdamai🙂. Ternyata kucing pun kalau diperhatikan isi perutnya, bisa hidup saling berdampingan dengan damai dengan kucing lainnya.


Responses

  1. Tengkorak lebih panjang dan lebih sempit dari kucing rumah. Bila dibandingkan dengan tengkorak kucing kuwuk, tengkorak kucing iriomote kira-kira ukurannya sama tetapi lebih tebal. Oleh karena itu, otak kucing iriomote lebih kecil; otak kucing kuwuk jantan beratnya 42 gram sementara otak kucing iriomote jantan sekitar 30 gram.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: