Posted by: nia | June 19, 2011

Hidup Sehat dengan Buah Pepaya

Pagi tadi, ketika berniat untuk refreshing menikmati pagi minggu yang cerah. Kebetulan saat itu kami melintasi sebuah sekolah, terlihat oleh saya ada pedagang yang sedang menggelar dagangan berupa hasil kebun. Aneka hasil kebun seperti ubi jalar, terong, cabe rawit, kacang panjang dan buah pepaya serta ikan sepat kering juga haruan garih.

Ada beberapa ibu yang membeli dagangan tersebut. Begitu juga dengan saya yang tertarik untuk membeli ubi jalar dan buah pepaya serta ikan sepat kering. Yang menarik untuk dibahas saat ini adalah tentang manfaat buah pepaya untuk kesehatan tubuh kita.

Buah Pepaya (Caricae Fructus) atau lebih dikenal dengan buah kates atau kastela, merupakan salah satu buah yang mempunyai banyak khasiat. Dari akar sampai daunnya berfungsi untuk mengobati berbagai penyakit.

Buah pepaya ini pada umumnya memiliki bentuk bulat dan panjang, warnanya ada yang kuning kejingga-jinggaan, ada juga yang merah.

Sejak dari kecil saya sudah suka mengkonsumsi buah pepaya ini, dahulu orang tua saya sangat rajin menanam beberapa pohon pepaya jika sedangย  musim kemarau, karena kalau sedang musim penghujan, di tempat saya ada beberapa lokasi tanah terendam air yang menyebabkan akar pohon pepaya ini jadi masam dan akhirnya tidak bisa bertahan hidup.

Karena pohon pepaya ini berbuah tak kenal waktu alias tidak musiman, maka sangat mudah untuk didapatkan. Terlebih kalau memiliki pohonnya, tinggal dipetik saja.

Kebiasaan saya memakan buah pepaya dari dulu adalah makan buahnya yang masih setengah matang ( mangkal: banjar red). Karena selain mengupasnya lebih mudah, saat dikunyah bunyinya yang krezz krezz… jadi asik, he he… Berbeda dengan buahnya yang sudah matang banget.

Disamping sebagai buah yang kaya akan vitamin A, pepaya matang maupun setengah matang, khusus untuk pepaya setengah matang bisa juga dijadikan sebagai obat ambien (hemmorhoid). Caranya sangat mudah yaitu rajin dan teratur mengkonsumsi buah pepaya setengah matang ini, Insya Allah ambiennya akan sembuh.

Ada juga yang mengatakan, jika ingin menggemukkan badan, mengkonsumsi buah pepaya yang sudah masak pada waktu malam hari secara teratur sebelum tidur sangat dianjurkan.

Beda lagi dengan pepaya yang masih mentah, buah ini enak juga dibikin sayur urap/ lalapan dan sayur kuah. Rasanya sangat enak. Biasanya kalau dijadikan sebagai urap/ lalapan, akan lebih lengkap jika disertakan juga daun pepayanya.

Daun pepaya ini rasanya pahit, tidak semua orang suka. Tapi dibalik rasa pahitnya ini tentu ada khasiatnya yaitu bisa mengobati penyakit malaria. Kalau tidak terbiasa untuk memakan daunnya yang sudah direbus, boleh juga hanya meminum air rebusan daun pepaya tadi.

Bagi para ibu yang punya kebiasaan memasak daging, biasanya supaya daging yang dimasak itu terasa empuk, lebih dahulu daging tadi diremes-remes bersama beberapa daun pepaya, kemudian daging tersebut dibungkus lagi daun pepaya yang masih utuh, diamkan beberapa saat sebelum dimasak.

Ternyata pepaya banyak fungsi dan kegunaannya bagi kesehatan tubuh kita. Bagaimana dengan Anda? Apakah juga suka mengkonsumsi buah pepaya?


Responses

  1. Ya, benar sekali, meskipun bau pepaya ini gak enak (menurut saya), mau tak mau saya pun memakannya.๐Ÿ˜€
    Pepaya oranye (yang biasa kita makan di Indonesia) ataupun pepaya putih (ada di luar negeri, daging buahnya putih) sama2 bermanfaat bagi pencernaan.๐Ÿ™‚

    ===
    sip … pepaya bermanfaat bagi pencernaan kita … saya baru tau ada pepaya putih, rasanya gimana ya??๐Ÿ™‚

  2. terima kasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: