Posted by: nia | March 15, 2009

Antara jembatan, jukung dan aktifitas masyarakat Sungai Lulut

Banjarmasin identik dengan sebutan kota seribu sungai, tentu saja tidak bisa dipisahkan dengan jembatan. Jembatan adalah sarana penghubung antar 2 tempat yang saling berseberangan yang dipisahkan oleh sungai, sungai itu bisa berupa sungai besar atau sungai kecil. Dan dikota Banjarmasin ini, sangat banyak jembatan yang bisa kita jumpai. Salah satunya adalah jembatan gantung sungai lulut.

jembatan gantung diatas sungai lulut

Jembatan gantung di atas sungai Lulut Banjarmasin, dari atas jembatan pandangan mata lebih leluasa melihat pemandangan sungai dipagi hari.

jembatan gantung sungai lulut

jembatan gantung sungai lulut dan kapal

Sebuah kapal yang menjadi transportasi penduduk pinggiran sungai sedang melintas di sungai.

jembatan sungai gantung

Jembatan ini sebagai penghubung dengan desa seberang, salah seorang pengendara roda dua sedang melintas di atas jembatan.

Yang punya blog masih agak takut berada di atas jembatan gantung, jembatannya goyang² kalau ada yang melintas diatasnya.

jembatan-gantung-sungai-lulut

Sungai lulut ini termasuk dalam kecamatan Sungai Tabuk, kabupaten Banjar. Dan untuk ke lokasi ini bisa naik motor atau kenderaan roda empat, atau bisa juga naik angkutan sungai. Lokasinya tidak jauh dari terminal km 6, mungkin ± 5 km. Sedangkan untuk angkutan sungai, saya sama sekali belum pernah mencobanya, namun yang jelas ada angkutan sungainya.

Aktifitas diseputar sungai ini menjadi pemandangan yang sudah biasa bagi warganya, bahkan dini hari sekitar jam 04.00 subuh sudah dimulai. Sedang bagi saya yang jauh dari sungai, pemandangan ini merupakan keunikan tersendiri yang jarang saya lihat.

jukung

2 orang bapak sedang mendayung jukung mengikuti arus sungai, inilah salah satu alat transportasi sungai yang tidak menggunakan BBM. Mendayung ini juga harus punya keahlian khusus, kalau tidak … bisa kecebur ke dalam sungai. dan jukungnya terbalik. He he he

jukung2

Pak Haji yang ini sedang mendayung jukungnya menuju ke seberang sungai.

sekitar jembatan-sungai-lulut

Barangkali dari kita, sebagian belum mengetahui bahwa ternyata di Lok Baintan, yaitu pertemuan antara muara sungai lulut dan sungai kuin ada semacam pasar terapung yang dimulai sejak subuh, pedagang yang membawakan jualan berupa ikan sungai, buah-buahan serta sayur-mayur hasil dari kebun menggunakan jukung ( perahu tanpa mesin : red ) yang dikayuh sendiri hingga sampai ke pasar sungai lulut itu.

Menurut informasi yang saya dapatkan dari seorang yang bertempat tinggal disana, sebelum pedagang-pedagang tersebut berjualan di pasar terapung … sebagian dari mereka terlebih dahulu berada di pasar sungai lulut ini, baru kemudian menuju ke pasar terapung membawakan dagangan mereka untuk dijual lagi di pasar terapung Kuin Banjarmasin.

Gambar dibawah ini adalah beberapa orang pedagang yang pulang setelah dagangannya habis terjual.jukung-gandeng

Mereka-mereka yang berjualan di pasar ini rata-rata adalah para ibu yang menggunakan tanggui ( sejenis topi besar penutup kepala yang terbuat daun nipah).

jukung-gandeng

jukung-gandeng

mengayuh jukung

Berhubung saya belum pernah ke pasar ini pada jam 04.00 subuh, maka saya belum bisa mendokumentasikan aktifitas di pasar tersebut, dan di bawah ini hasil foto yang bisa saya tampilkan ketika berkunjung kesana sekitar jam 07.30 Wita, sungguh suasananya hampir sunyi dari kumpulan jukung-jukung itu … hanya ada beberapa buah jukung saja yang masih ditambat atau sekedar terapung disungai dengan dikayuh pelan-pelan oleh pemiliknya yang segera pulang ke rumah.

Selain dari aktifitas pasar, di sungai itu juga digunakan oleh beberapa penduduk untuk mencari ikan atau udang.

melunta ( mencari udang ) di sungai lulut

aktifitas-di-sungai

rumah penduduk dipinggir sunggai, sebuah mesjid berdiri megah dipinggir sungai

Memang tidak semua sungai ada aktifitas pasarnya seperti di sungai lulut ini, namun yang jelas … aktifitas-aktifitas yang dilakukan di atas sungai semakin langka kita temui. Semoga saja ini masih akan terus berkelanjutan dimasa depan. Seribu sungai … seribu aktifitas dan seribu pemikiran akan menjadi sebuah cerita nyata yang bisa disatukan dalam bentuk postingan.

***

Seminggu menjelang aruh blogger 09 di Banjarbaru Kalimantan Selatan, postingan ini saya sertakan untuk memeriahkan acara tersebut, semoga aruh blogger berjalan sukses, dan semoga dunia blog di Kalsel semakin maju …

http://aruhblogger.com

Aruh blogger 09 : matan kita hagan banua


Responses

  1. kota banjarmasin sdh banyak berubah ya, sejak saya tinggalkan tahun 1993 lalu. saya punya pengalaman belanja di pasar apung di bawah jembatan antasari, saat itu saya tinggal dan bekerja di sekitar wilayah antasan bromo.
    salam kenal.

    **********
    sip .. yang jelas Banjarmasin semakin banyak ruko²nya Pak ..
    kapan ke Bjm lagi Pak???

  2. Nah… ku lum pernah liat jembatan gantung di bjm… wmmm.. maklum….ku cuma sekitar kayu tangi dan sekitarnya z… hihihii…..

    ***********
    kapan² bisa keluar dari Kayu Tangi Doy, keren kok jembatannya .. he he he🙂

  3. lomba ya mba’🙂

    **********:mrgreen:😛🙂 ikut meramaikan Diil .. he he he

  4. kunjungan perdana. salam kenal dari Pekanbaru Riau

    **********
    salam kembali ya Pak .. tks

  5. Wah..asik ya..jalan-jalan. Fotonya mantap…!

    ***********
    iya bang Aap, asik jalan² pas kebetulan libur maren ..
    tks yaa

  6. Pict No.5.. Model In Action..:mrgreen:

    ****
    it’s me ..:mrgreen: :P:

  7. bgs2 fotonya mbak,
    ternyata ada jua lah pasar terapung selain dikuin

    *********
    tks ya Wan ..
    aku juga baru tau setelah dengar info itu waktu jalan² kesana ..

  8. keren….

    *******🙄 apanya Din??

  9. wah… panjang banget jembatannya.. pasti bergoyang2…
    btw foto2nya keren ueeyy..🙂

    ***
    he eh Angga, jembatannya lumayan panjang dan kalau kita berada di atas jembatan trus ada yang lewat, jembatannya akan goyang² gtu ..

    tks yaaa ..

  10. wiiiHhh…ternyata mba Nia orgx suka traveling juga ych..yatie az rue tau ada jembatan gantung di sei Lulut. nGga perlu jauh2 lagi ke luar kota nich buat liat jembatan gantung.

    ************
    sip .. aku suka traveling Yatie .. he he he
    jembatan gantung yg diluar kota itu yang di Martapura bukan??????

  11. Aku jadi teringat ama Warung Soto bawah jembatan..

    Eh, Mbak Nia, apa ngambil gambarnya dari sana sembari makan soto?

    ***********
    Kalau ambil foto sambil makan soto, jd ga konsent Pak ..
    btw .. kapan Pak syam mau ke soto bawah jembatan lagi???? jgn lupa ajak saya yaa .. he he he

  12. Hati2, jangan lawas badiri di atas jembatalah…, kalo pina…, hehehhe… Selamat malam. lawatan perdana di blog kawan. Hope you visiting my blog!!?

    ****
    he eh Pak, kada berani lawas² bdriri diatas jembatan gantung, takut mabok kalau pulang ..
    sip .. udah ulun kunjungi blog pian, tks

  13. wua fotox byk bgt, mantef nih, jgn2 juara foto kontest nih….saya mencium gelagat bakalan ada acara makan2 nih, hehe

    ***************
    saya ga ikut foto kontes Yud, he he he …
    soal makan² .. kapan maunya???🙄

  14. Wow… Luar biasa.. Suasananya sangat adem ayem…:mrgreen:

    *************
    mungkin kalau dibawah jembatannya akan lebih adem lagi, apalg kalau langsung berenang .. hihihi

  15. aktifitas yg di lakukan di atas sungai semakin langka,trus ada rencana untuk melestarikanya ?…misalnya ikut berjualan

    ********
    pengen juga sih Her, tapi aku belum pandai mengayuh jukung, ada niat untuk bantu menjadi tukang kayuh ga????

  16. wew.. kok lengkap begini ?
    keren ah !🙂

    *********
    he he he .. tks ya omm, belum lengkap sih .. postingannya keburu sore .. hihihihi

  17. dua jempol untuk foto-fotonya…

    tambahan aja,,lebih baik, ditulis nama blog kita di foto2 pian,,
    takutnya ada yang ngmbil foto..
    kan capek tuh foto2..

    pengalaman nih..soalnya beberapa waktu lalu..foto2 di blog saya malah dibuat postingan dan ditampilkan di blog lain dan dia tidak bertanggung jawab untuk sekedar menampilkan darimana dia mendapatkan sumber foto itu..
    mdh2n nggak..

    **********
    tks banget ya Aulia, kadang ga sempat ngedit foto²nya .. he he he
    tapi tar aku usahain ..
    kalau pengalamanku bukan foto yg diposting tanpa ijin, tapi postinganku .. kopas tanpa mencantumkan atau ijin ke aku .. he he he

  18. Mba Nia….. ^_^
    Kereennn…. ^_^
    Kguum ria ma tulisan mba nia…. ^_^

    ********
    he he he ,, tks ya Ria

  19. bangga asli org sei tabuk.jd kangen pul kam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: